Margin Call Trading, Sangat Penting untuk Dipelajari Sejak Sekarang

Margin call trading merupakan sebuah alarm tanda bahaya yang diberikan karena kamu kekurangan uang atau modal. Sebelum membahas lebih jauh tentang hal ini, akan kami jelaskan secara singkat mengenai margin. Di mana saat kamu rugi maka kebutuhannya juga sangat besar.

Dalam aktivitas ini juga dikenal dengan istilah free margin atau uang yang kamu punya agar dapat melakukan transaksi. Saat posisi tersebut sudah tidak ada lagi atau habis. Baru keadaan tersebut akan terjadi. Cara mudah memahaminya adalah surat pemberitahuan dari broker bila tidak ada dana lagi.

Setiap perusahaan berhak menutup akun secara paksa, kalau sudah begini semuanya harus dilakukan dari awal kembali. Karena posisi setiap trader sudah sangat jatuh. Bisa diibaratkan, seharusnya masih punya angka 0 tetapi, ini malah jadi minus. Agar dapat bermain harus segera melakukan deposit.

Baca Juga :  Kenali Beberapa Jenis Trading yang Populer untuk Dicoba

MENUJU TOPIK

Penyebab Utama Margin Call Trading

Mendapatkan peringatan seperti ini sebenarnya dapat dihindari beberapa penyebabnya adalah setiap trader terlalu banyak menekan kontra lot sehingga posisinya terbuka lebar. Perlu diakui memang, saat lot banyak kemungkinannya mendapat keuntungan melimpah. Tetapi hal tersebut juga mengandung risiko cukup berbahaya juga.

Cara mudah memahaminya seperti ini, kamu punya uang 100 ribu dolar. Kemudian, membeli 1 lot besar seharga sama. Ini adalah metode salah seharusnya, beli saja kontrak mini dengan nilai 10 ribu dolar. Jika, nantinya terjadi loss setidaknya masih punya 90 ribu untuk melakukan deposit.

Baca Juga :  Terjaminnya Broker yang Terdaftar OJK Cocok Sebagai Partner Bisnis

Saat melakukan trading, kamu harus memperhitungkan juga tingkat kerugiannya. Hampir sama seperti menjalankan bisnis. Lebih baik memulai dari kecil terlebih dulu kemudian upgrade. Hal tersebut akan mendapatkan keuntungan melimpah dibandingkan serakah memasang jumlah fantastis. Hingga akhirnya terkena margin call trading.

Penyebab kedua adalah setiap trader terlalu percaya diri hingga akhirnya tidak menerapkan sistem stop loss. Perlu diingat fitur ini akan sangat membantu kamu dalam menekan angka kerugian. Jadi tetap pergunakan saja walaupun punya berbagai risiko. Jika memang percaya tumbuh profit terapkan saja agak ke dalam.

Perhatikan juga saat deposit, beberapa broker biasanya menerapkan pola minimal. Misalkan 10 dolar. Usahakan untuk tidak menerapkan pola ini, setidaknya 15 dolar. Ingat juga mengenai Free margin. Semakin sedikit maka, kemungkinan akan habis juga sangat besar. Jadi, lebih bijak dalam mengatur strategi.

Baca Juga :  Kenali Risiko Investasi Reksadana Pasar Uang Agar Mampu Mengatasinya

Mencegah Terjadinya Margin Call Trading

Belajar dari penyebabnya saja kamu sudah mengetahui beberapa cara agar tidak mendapatkan peringatan dari pihak broker. Cara lainnya dengan memanfaatkan leverage atau hutang yang menjadi fasilitas utama setiap perusahaan agar setiap trader tetap menjadi nasabahnya. Fasilitas ini menguntungkan tetapi, juga membahayakan.

Lebih baik jangan melakukannya jika tidak terpaksa. Jadi, kondisinya adalah memastikan saat transaksi pasti profit dan mampu mengembalikan sejumlah dana tersebut. Kamu harus hati-hati sebelum memutuskan melakukan leverage. Salah perhitungan, hutang bisa menumpuk dan sulit untuk keluar dari kebiasaan tersebut.

Baca Juga :  Keuntungan dan Kelemahan Robot Trading Forex yang Wajib Diketahui

Langkah selanjutnya adalah pintar dalam mengelola keuangan. Berapa modal yang dimiliki, setidaknya lakukan aktivitas ini 20% dari jumlah uang tersebut. Misalnya, kamu punya dana 100 dolar. Lebih bijak jika menggunakannya 20 dolar saja. Jika minimal dari deposit adalah 10 dolar maka sudah melampaui.

Jangan lupa sebelum membuka posisi lihat dulu margin level berada di berapa. Lakukan perhitungan matang serta berbagai macam analisi penting terkait aktivitas tersebut. Dengan begini kemungkinan mendapatkan surat dari broker dapat dihindari. Usahakan untuk tetap fokus agar hasilnya maksimal.

Cara Membaca Margin Call Trading

Untuk dapat memahaminya setidaknya kamu harus tahu bagaimana cara membacanya. Ada level 100 persen. Artinya, sudah hampir melebihi batas dari margin requirement. Cara mudah memahami coba simak ilustrasinya. Kamu membeli 1 lot dan melakukan leverage 1:1000 dan ada di posisi 135 ribu Dolar.

Baca Juga :  Cara Membuka Rekening Saham dengan Benar dan Aman

Margin Requirement kamu adalah 135 ribu x 100 ribu dibagi 1000 menemukan hasil 135. Saat mengambil posisi angka 7 ribu. Jika pergerakan terus turun dan ada di level 6865 maka masih punya selisih 135. Biasanya pihak broker akan memberikan sebuah peringatan.

Mempelajari trading memang harus penuh dan fokus. Jangan hanya asal saja, karena hasilnya juga akan berbeda. Pahami secara mendalam termasuk bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Agar kondisi margin call trading tidak terjadi dan kerugian dapat ditekan.

yang di cari pengunjung berapa lama maksimal margin call