Penting! Inilah Cara Mencairkan Asuransi Bumiputera

Penting! Inilah Cara Mencairkan Asuransi Bumiputera

Salah satu asuransi yang banyak digunakan dan dipercayai oleh berbagai kalangan masyarakat di Indonesia adalah asuransi Bumiputera. Dimana untuk asuransi ini sendiri sudah banyak memiliki nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia dan sudah teruji super membantu. Bagi yang berminat dan sudah masuk menjadi nasabahnya, apakah sudah tahu bagaimana cara mencairkan asuransi Bumiputera itu sendiri?

Lewat uraian dan artikel ini akan dibahas tuntas dan ringkas mengenai seluruh tahapannya yang bisa disimak bersama. Sehingga para nasabah tidak akan mengalami kebingungan lagi jika memang ingin mencairkan asuransi ini sendiri. Apa saja kiranya tahapan dan cara mencairkan asuransi Bumiputera itu sendiri? Inilah uraian lengkapnya!

MENUJU TOPIK

1. Membawa Surat Resmi Perjanjian Polis

Untuk cara mencairkan asuransi Bumiputera yang pertama adalah dengan membawa surat perjanjian polis pada awal asuransi. Surat perjanjian polis sendiri memudahkan pengecekan dan sebagai data bahwa pengaju klaim pencairan asuransi adalah real. Oleh sebab itu pastikan untuk membawa surat resmi dari perjanjian pertama mengajukan asuransi.

2. Melengkapi Data Diri

Kemudian cara mencairkan asuransi Bumiputera selanjutnya adalah dengan melengkapi data diri atau dokumen diri yang resmi. Misalnya seperti KTP resmi dari nasabah atau ahli waris, kemudian surat pendukung lainnya yang disyaratkan. Dimana kelengkapan dari data diri ini sendiri akan memudahkan nasabah atau ahli waris nasabah dalam mendapatkan pencairan dana.

3. Melampirkan FC KK

Jangan lupa untuk melampirkan Foto Copy KK atau Kartu Keluarga yang masih berlaku sebagai penunjang dokumen diri. Jadi selain KTP atau data diri lain yang diminta, maka tentu saja KK wajib menjadi dokumen yang dilampirkan. Dimana untuk KK sendiri nantinya akan dijadikan dokumen pendukung dalam verifikasi berkas guna mencairkan dana yang dibutuhkan itu sendiri.

4. Surat Keterangan Kematian atau Rujukan dari Kelurahan Bagi Klaim Kematian

Cara klaim asuransi dan dokumen yang harusĀ  dipersiapkan lainnya adalah surat keterangan kematian dan surat rujukkan Kelurahan. Dokumen ini sendiri khusus diwajibkan bagi para pengaju klaim yang menggunakan layanan klaim kematian keluarga misalnya. Jadi surat keterangan kematian nasabah asuransi harus resmi dan tercatat secara hukum dan bukan asal saja dikeluarkan.

5. Surat Ahli Waris Bagi Klaim Kematian

Kemudian jika memang menggunakan ahli waris untuk klaim asuransi ini, maka pastikan ahli waris memiliki surat resmi sebagai ahli waris. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan diri dari kemungkinan penipuan dan klaim abal-abal oknum yang tidak bertanggung jawab. Dimana untuk surat ahli waris sendiri nantinya akan bisa memberikan bukti bahwa nasabah memiliki keterkaitan keluarga dengan ahli waris.

6. Mengisi Formulir Klaim

Selain beberapa cara klaim asuransi Bumiputera seperti diatas, maka langkah lainnya adalah dengan mengisi formulir klaim yang diminta. Isilah data yang diminta pada formulir klaim sesuatu dengan yang disyaratkan sebagai dana verifikasi. Kelengkapan dokumen tetap menjadi kurang jika tahapan pengisian formulir klaim tidak dilakukan lho, jadi jangan abaikan ya!

7. Klaim Kecelakaan Melampirkan Bukti Surat Kepolisian

Jika ingin klaim asuransi Bumiputera untuk kejadian kecelakaan yang terjadi maka tentu saja harus melampirkan bukti surat kepolisian. Apalagi khususnya jika mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan yang mengakibatkan luka diri dan kendaraan. Jadi pastika untuk mempersiapkan dokumen ini untuk menunjang kemudahan pencairan dana yang diharapkan.

Bagaimana? Ternyata cara mencairkan asuransi Bumiputera sendiri tidak rumit dan sangat mudah dalam kepengurusannya bukan. Jadi kini bagi yang ingin melakukan klaim asuransi pada layanan ini bisa segera mengaplikasikannya sesuai uraian diatas. Pastikan untuk seluruh data yang dipersiapkan untuk klaim asuransi ini sudah sesuai ya sehingga kepengurusannya akan cepat dan dana lekas cair!