Perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan

Perbedaan Asuransi Jiwa dan Kesehatan, Jawaban Ditengah Kebingungan

Banyak orang yang mengira jika asuransi jiwa dan kesehatan adalah sama. Ternyata, dua asuransi ini termasuk dalam jenis yang berbeda. Kebingungan akhirnya timbul tentang perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan ini. Bahkan sampai saat ini masih banyak orang yang bertanya-tanya tentang apa saja perbedaannya.

Bukan hanya satu atau dua, perbedaan yang ada cukup spesifik. Mulai dari pengertian hingga bagaimana cara klaim dan prosesnya. Berikut lima perbedaan dari asuransi jiwa dan kesehatan yang perlu dimengerti:

1. Pengertian yang Berbeda

Asuransi jiwa sendiri adalah produk yang memberikan perlindungan saat terjadi kerugian finansial. Kerugian finansial yang dimaksud adalah jika tertanggung meninggal dunia. Ahli waris yang ditunjuk akan mendapat uang jika hal ini terjadi. Besarannya disesuaikan dengan premi dan jangka waktu yang telah disepakati.

Sedangkan asuransi kesehatan bisa diartikan sebuah produk yang menangani masalah kesehatan. Apabila pihak pemegang polis sakit, maka asuransi kesehatan bisa digunakan. Biaya perawatan akan diganti pihak asuransi sesuai yang tertera pada polis. Dilihat dari pengertian saja sudah jauh perbedaannya.

2. Jenis pun Berbeda

Jenis asuransi jiwa beragam, sesuai dengan kebutuhan. Asuransi jiwa berjangka adalah yang pertama, memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Ada juga asuransi jiwa seumur hidup dan asuransi jiwa dwiguna, yang memiliki manfaat berjangka dan tabungan. Pilihan lainnya adalah asuransi jiwa unit link, yang berguna juga sebagai instrumen investasi.

Pada asuransi kesehatan, terbagi menjadi dua jenis berdasarkan pengelolaan dana dan jenis penggantian. Masih dibagi menjadi beberapa jenis dalam pengelolaan dana, yaitu asuransi kesehatan dari pemerintah dan pihak swasta. Sedangkan berdasarkan cara penggantian, ada cashless (menggunakan kartu keanggotaan) dan reimbursement (membayar dulu dan diganti).

3. Penerima Manfaat juga Berbeda

Perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan bisa dilihat dari penerima manfaat yang berbeda. Pada asuransi jiwa, jika pemegang polis meninggal maka ahli waris yang menerima pembayaran klaim. Bisa diartikan, asuransi jiwa memberi jaminan finansial untuk ahli waris yang sudah ditinggalkan.

Pada asuransi kesehatan berbeda dengan asuransi jiwa. Penerima klaim asuransi adalah pemegang polis yang terdaftar. Hal ini dikarenakan asuransi kesehatan berupa ganti rugi atas biaya perawatan dan pengobatan. Jadi, asuransi kesehatan memberi jaminan kepada diri sendiri dan bukan orang lain.

4. Manfaat yang Diberikan Berbeda

Asuransi jiwa menjamin beberapa kondisi, meninggal dunia salah satunya. Jika memiliki asuransi jiwa dan pemegang polis meninggal maka bisa klaim asuransi tersebut. Tabungan hari tua juga masuk di dalamnya. Cacat tetap dan kehilangan pekerjaan karena kecelakaan kerja hingga cacat juga dijamin oleh asuransi jiwa.

Manfaat yang dijamin asuransi kesehatan terbagi dalam dua fungsi. Fungsi pertama adalah fungsi rawat jalan, seperti konsultasi umum, biaya dokter, hingga resep obat. Fungsi yang kedua adalah fungsi rawat inap seperti persalinan, ruang operasi, dan biaya rumah sakit. Tentunya masih banyak fasilitas yang dijamin oleh asuransi kesehatan.

5. Proses Klaim Juga Berbeda

Perbedaan lain terletak pada proses klaim asuransi. Pada asuransi jiwa, jika terjadi kematian maka yang bisa melakukan klaim adalah ahli warisnya. Caranya cukup mudah, hanya dengan mengajukan dokumen klaim dan polis kepada pihak asuransi. Verifikasi akan dilakukan dan pembayaran klaim ada ditujukan langsung kepada ahli waris.

Sistem dalam proses klaim asuransi kesehatan berbeda, dan terbagi dalam dua jenis. Pertama bisa dilakukan secara cashless, dimana klaim akan dibayarkan pihak asuransi langsung kepada rumah sakit. Kedua, bisa menggunakan sistem reimbursement dengan membayar biaya terlebih dahulu kemudian mengajukan penggantian.

Itu dia perbedaan asuransi jiwa dan kesehatan yang patut untuk diketahui. Perlu memilih mana yang menjadi prioritas, entah diri sendiri atau keluarga. Ketelitian juga diperlukan saat akan membeli sebuah produk asuransi, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Entah asuransi jiwa atau kesehatan, sama pentingnya sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga :  Begini Ternyata Cara Menyisihkan Uang Belanja Dari Suami