Bibit Vs Bareksa Pilih Aplikasi yang Mana

Bibit Vs Bareksa Pilih Aplikasi yang Mana?

Hadirnya berbagai aplikasi marketplace untuk kebutuhan investasi reksa dana membuat masyarakat melakukan perbandingan, contohnya Bibit vs Bareksa. Perbandingan ini adalah fenomena yang sangat wajar sekali. Contohnya ketika ingin beli sepatu, pastinya akan mempertimbangkan, mengkomparasikan, hingga ketika menemukan yang paling sesuai akan dipilih.

Begitu juga dalam memilih platform untuk melakukan investasi reksa dana. Meskipun ada banyak sekali aplikasinya, namun masing – masing memiliki fitur, program, serta keunggulan atau kelemahannya. Berbagai faktor tersebut tentunya harus diketahui serta diperbandingkan. Sehingga dapat menentukan pilihan terbaik sesuai kebutuhannya secara rasional dan logis.

Secara umum kedua aplikasi tersebut, baik Bibit maupun Bareksa, sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, sehingga untuk masalah keamanannya sama – sama terjamin. Namun meskipun demikian keduanya memiliki penawaran berbeda. Mulai dari penyediaan fitur bantuan, produknya, hingga cara pembayarannya. Karenanya perlu dilakukan pembandingan.

Baca Juga :  Kendala Manajemen Investasi yang Harus Kamu Waspadai

Perbandingan ini dilakukan untuk melihat beberapa persamaan maupun perbedaannya. Untuk performa maupun pilihan, akan diserahkan kembali pada para calon investor. Karena yang mampu menghitung, memahami kondisi, serta akan menghadapi risiko adalah calon investor sendiri. Namun perbandingannya akan dijabarkan sedetail mungkin. Sehingga membantu menambah data – data.

Persamaan Antara Bibit dengan Bareksa

Persamaan pertama antara Bibit vs Bareksa adalah keduanya sama – sama merupakan sebuah platform yang terfokus pada berbagai produk investasi reksa dana. Sehingga terdapat banyak sekali pilihan manajer investasinya. Sehingga pengguna bisa menyeleksi, membandingkan, serta memilih sesuai dengan preferensi dan tingkat risikonya.

Baca Juga :  Kenali Risiko Investasi Reksadana Online Agar Tidak Kaget

Persamaan kedua adalah terletak pada legalitasnya. Untuk memastikan sebuah investasi apakah aman atau tidak adalah melalui legalitasnya. Untuk memastikannya dapat dilihat melalui website OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Indonesia. Dan ternyata keduanya sama – sama telah terdaftar menjadi Agen Penjual Reksa Dana resmi. Sehingga keamanannya akan terjaga.

Persamaan ketiga terletak pada tidak adanya fee menjual dan membeli. Biasanya untuk menjual atau membeli suatu produk investasi reksa dana, akan ada potongannya. Tetapi kedua aplikasi ini sama – sama tidak membebani penggunanya. Sehingga pengguna bisa lebih mengoptimalkan dananya untuk memilih instrumen kesukaannya.

Baca Juga :  Manfaat Investasi Reksadana, Cocok untuk Investor Pemula

Persamaan berikutnya adalah telah tersedia di platform android. Sehingga calon investor tidak perlu lagi kerepotan ketika ingin melakukan transaksi atau berinvestasi. Terlebih keduanya menawarkan tampilan yang ramah dilihat serta mudah dioperasionalkan. Sehingga investor pemula juga tidak akan kesulitan mempelajari, memahami, dan menggunakannya.

Perbedaan fitur Bibit Vs Bareksa

Meskipun terdapat banyak sekali kesamaan, ternyata juga terdapat perbedaannya. Perbedaan ini nantinya akan menjadi sisi unik keduanya. Beberapa fitur mungkin cocok bagi sebagian investor, namun belum cocok bari orang lain. Karenanya dengan memahami berbagai perbedaan ini, bisa memilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

1. Banyaknya produk

Untuk masalah pilihan produk, Bareksa menawarkan lebih banyak pilihan dibandingkan Bibit. Bibit menawarkan lebih sedikit karena menyeleksi manajemen investasi terbaik saja. Namun banyaknya pilihan di Bareksa bisa memberikan peluang untuk eksplorasi, mempelajari, serta mengamati berbagai performa manajer investasinya. Sehingga bisa lebih bebas, meskipun ada risikonya.

Baca Juga :  Cerdas Finansial, 5 Cara Menabung 10 Juta Dalam 3 Bulan

2. Cara melakukan pembayaran atau pembelian

Untuk opsi pembayarannya, Bibit menawarkan lebih banyak opsi, bisa melalui berbagai dompet digital ataupun transfer bank. Untuk Bareksa sendiri, hanya menawarkan dua opsi pilihan. Melalui transfer bank atau OVO saja. Sehingga sedikit sulit untuk melakukan pembayarannya. Bibit Vs Bareksa dalam hal pembayaran lebih fleksibel Bibit.

3. Robo advisor

Bagi investor pemula, tentunya memiliki karakteristik berbeda- beda meskipun kecenderungan menghindari risiko. Untuk memastikan kesiapan menghadapi risiko, ada bantuan robo advisor eksklusif di Bibit. Ini sangat cocok sekali bagi investor awal sebagai lahan belajar sekaligus mencoba tanpa takut menghadapi kerugian yang tidak diinginkannya.

Baca Juga :  Investasi Aman dan Menguntungkan dengan Menghindari Kesalahan Fatal

4. Support center

Keduanya memiliki fitur support center, tetapi Bareksa memiliki fitur forum dan grup diskusi mengenai investasi dan berbagai topik tentang reksa dana. Sehingga investor senantiasa akan di upgrade pemahamannya serta mendapatkan berbagai bantuan dari orang – orang ahli di dalam forum diskusi tersebut.

Berbagai pilihan aplikasi untuk memulai berinvestasi sudah mulai banyak ditemukan. Baik berplatform android ataupun IOS. Masing – masingnya menawarkan berbagai produk disesuaikan dengan karakteristik, serta kebutuhan dari masyarakat. Untuk menentukannya perlu perbandingan, seperti Bibit Vs Bareksa di berbagai aspeknya.

yang di cari pengunjung cara investasi saham di bibit