Cara Membuka Rekening Saham dengan Benar dan Aman

Memahami cara membuka rekening saham yang baik dan benar menjadi salah satu keinginan bagi sebagian orang khususnya para investor pemula. Hal tersebut dikarenakan mereka masih awam dengan dunia pemudaran ini. Sehingga mereka berusaha untuk menemukan informasi terbaik agar dapat meminimalkan adanya tindakan kesalahan.

Di sisi lain, ketika kamu ingin melakukan salah satu jenis investasi ini maka memahami langkah mudah dalam melakukan pembukaan rekening menjadi salah satu hal yang sangat penting. Tidak sedikit investor juga kerap kali mengalami kesalahan ataupun permasalahan ketika melaksanakan tahapan ini.

Jika kamu tidak ingin menghadapi suatu permasalahan tersebut maka penting guna memperhatikan setiap detail peraturan yang berlaku terkait proses pendaftaran maupun pembukaan. Pada dasarnya pembukaan rekening ini juga dapat dilakukan secara offline maupun online. Sehingga kamu dapat memilihnya sesuai dengan keinginan kamu.

Cara Membuka Rekening Saham Secara Offline

Sebelum mempelajari mengenai cara membuka rekening secara online maka pastikan senantiasa memahami bagaimana langkah melakukan pembukaan rekening secara offline. Cara pembukaan secara offline dinilai cukup mudah. Sehingga kamu juga tidak perlu bingung bagaimana cara untuk mendaftarnya.


Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mendatangi kantor sekuritas terdekat. Kemudian akan diminta untuk menunjukkan NPWP, KTP, serta buku tabungan. Pada proses atau tahapan ini tidak perlu melakukan proses pembayaran. Namun diharuskan untuk membayar Rp6.000 sebagai pembelian materai 6000.

Baca Juga :  Kenali Tips Aman Berinvestasi Reksadana Online untuk Investor

Setelah itu, pihak customer service akan memberikan panduan kepada kamu sekaligus mendampingi dalam mengisi form pengisian data-data pribadi. Pastikan untuk memberikan data secara benar dan tepat untuk menghindari adanya kesalahan sebelum menyelesaikan tahapan membuka rekening saham.

Setelah mengisi beberapa data pribadi di dalam form tersebut, maka kamu hanya perlu memberikan tanda tangan di form. Proses ini akan membutuhkan waktu sekitar 1 minggu sebelum kamu akan diberikan notifikasi melalui email yang telah didaftarkan sebelumnya.

Baca Juga :  Margin Call Trading, Sangat Penting untuk Dipelajari Sejak Sekarang

Di dalam notifikasi email tersebut akan tertera bahwa proses trading saham akan disetujui sehingga kamu dapat menggunakannya dengan secepatnya. Pada Email tersebut kamu juga akan diberikan username serta password untuk melakukan akses terhadap aplikasi trading.

Sebelum melakukan trading ini kamu diharuskan untuk melakukan transfer sejumlah beberapa uang sesuai dengan peraturan perusahaan terpilih. Terakhir kamu dapat melakukan tahapan jual beli saham. Tahapan-tahapan tersebut pastikan untuk pahami dengan baik sebagai cara membuka rekening saham.

Cara Melakukan Pembukaan Rekening Secara Online

Setelah memahami cara membuka secara offline maka penting untuk memahami Bagaimana cara membuka saham secara online. Sebelum melanjutkan proses tahapan ini penting untuk dipahami bahwa setiap perusahaan sekuritas akan menerapkan waktu berbeda-beda satu dengan lainnya.

Baca Juga :  Masih Muda Ingin Naik Haji? Lakukan Cara Menabung Untuk Naik Haji Ini Dari Sekarang!

Sehingga bisa jadi kamu akan mendapatkan waktu yang cepat ataupun waktu yang lama. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mengunjungi website sekuritas perusahaan. Kamu dapat menggunakan Chrome atau Google untuk melaksanakan proses ini. Dalam tahapan ini pastikan untuk memilih perusahaan yang terpercaya dan terjamin.

Caranya adalah pastikan untuk memahami apakah perusahaan tersebut sering memberikan dividen atau tidak. Semakin sering perusahaan memberikan dividen dapat diketahui bahwa perusahaan tersebut tidak percaya dan aman sebelum melaksanakan proses membuka rekening saham pada perusahaan terpilih.

Baca Juga :  Daftar 2 Faktor Penyebab Harga Saham Naik Turun

Selanjutnya kamu diharuskan untuk memasukkan beberapa data pribadi yang berada pada halaman utama website. Beberapa data yang perlu diisi antara lain memuat NPWP, KTP, serta buku tabungan. Setelah selesai maka kamu diharuskan untuk print data tersebut dan tandatangani data tersebut.

Jangan lupa untuk memberikan materai Rp6.000 pada lampiran. Selanjutnya paraf setiap lembaran. Terakhir kamu diharuskan untuk mengirim beberapa data tersebut kepada pihak perusahaan sekuritas melalui ekspedisi seperti Pos, JNE, j&t, maupun beberapa ekspedisi lainnya. Kamu akan mendapatkan notifikasi Email jika proses pendaftaran sudah diselesaikan.

Namun jika kamu belum memiliki NPWP sebagai syarat membuka rekening saham maka pastikan untuk bertanya terlebih dahulu kepada pihak sekuritas. Hal ini dikarenakan beberapa pihak sekuritas memperbolehkan dengan syarat membuat surat keterangan bahwa belum memiliki NPWP.

Baca Juga :  Cara Menabung Untuk Umroh Bagi Mahasiswa Meski Uang Sakunya Tebatas

Beberapa sekuritas lainnya meminta pihak investor untuk melampirkan NPWP suami ataupun orang tua sebagai syarat proses pendaftaran tersebut. Sehingga pastikan untuk memahami peraturan yang diberlakukan oleh sekuritas tersebut. Akibatnya, kamu dapat menghindari adanya kesalahan ataupun data tertolak.

Dengan memahami peraturan-peraturan yang diperlukan untuk melakukan proses pendaftaran baik online maupun offline, maka kamu dapat menghindari adanya kesalahan. Sehingga sebagai investor pemula memperhatikan dan memahami setiap langkah penting dalam melakukan proses membuka rekening saham di sekuritas.