Apakah Aman Investasi pada Mata Uang Krypto, Ini Penjelasanya

Berkembangnya dunia digital membuat investasi pada mata uang krypto menjadi semakin meningkat. Saat ini banyak orang menganggap bahwa koin virtual tersebut mampu menggantikan emas sebagai aset dengan propabilitas tinggi. Bahkan nilainya akan terus naik jika tetap disimpan dalam kurun waktu jangka panjang.

Ada dua pendapat yang saat ini muncul berkaitan dengan investasi pada koin virtual atau koin krypto. Pertama adalah kelompok yang yakin dengan masa depan cryptocurrency. Sedangkan kelompok kedua masih meragukan jika cryptocurrency bisa dipakai sebagai salah satu instrumen investasi karena rawan risiko.

Namun, terlepas dari aman atau tidak sebenarnya koin krypto memiliki pertumbuhan yang cukup pesat. Hampir semua jenis cryptocurrency sudah memiliki kapitalisasi pasar USD 1 triliyun. Artinya jika dilihat dari segi itu saja bisa menguntungkan. Lalu apakah aman jika meletakan investasi pada sebuah cryptocurrency?

Pendapat yang Menganggap Aman Investasi Mata Uang Krypto

Pertama, kamu perlu memahami alasan mengapa investasi pada mata uang krypto dianggap aman. Ada banyak pendapat sebenarnya yang mencoba menjelaskan sampai batas mana tingkat aman investasi mata uang ini. Namun yang jelas, semua pendapat tersebut bisa dimasukan dalam beberapa kelompok alasan.


1. Menggunakan Blockchain

Pada dasarnya, cryptocurrency hadir dari adanya mekanisme sistem Blockchain. Sistem ini merupakan sebuah buku virtual raksasa yang bisa menghubungkan banyak anggota sekaligus. Gampangnya adalah Blockchain menjadi sebuah wadah untuk semua kegiatan transaksi secara digital. Kemudian dilakukan dalam sebuah jaringan blok tertentu.

Menariknya adalah, jika dalam sebuah kelompok menggunakan sistem Blockchain maka semua anggota kelompok bisa melihat riwayat transaksi. Hal ini menjadi dasar transaksi koin krypto berdasarkan jaringan blok tersebut. Dengan kata lain, semua transaksi hanya bisa diakses oleh pengguna pada jaringan yang sama.

2. Propabilitas Tinggi

Cryptocurrency adalah sebuah uang virtual yang memiliki propabilitas sangat tinggi. Artinya jika kamu memilikinya sekarang, maka beberapa tahun mendatang angkanya akan naik berkali-kali lipat. Sebagai contoh, ketika Bitcoin muncul harganya tidak lebih dari seharga permen. Namun saat ini harga telah mencapai Rp 730 juta.

Apalagi, kapitalisasi pasar setiap cryptocurrency saat ini juga sudah menyentuh angka USD 1 triliyun. Jelas potensi yang sangat besar untuk mendapatkan sebuah keuntungan besar. Selain itu, cryptocurrency ada banyak jenisnya. Meskipun yang paling tinggi adalah Bitcoin, namun koin lain seperti Ethereum juga nilainya tinggi.

Hal menarik lain adalah pergerakan nilai setiap cryptocurrency cukup stabil. Biasanya dorongan naik atau turun nilai cryptocurrency dipengaruhi oleh permintaan dan tingkat ketersediaan. Sedangkan sentimen ekonomi, pandangan politik, dan sebagainya tidak bisa mempengaruhinya. Inilah alasan mengapa uang krypto dianggap sebagai instrumen investasi terbaik.

Pandangan yang Menganggap Tidak Aman

Selain pandangan yang menilai bahwa investasi pada mata uang krypto aman, namun ada juga pandangan lain. Pandangan ini menilai bahwa uang krypto tidak memiliki tingkat keamanan sebaik emas jika dipakai sebagai instrumen investasi. Ada beberapa alasan yang membuat beberapa orang menilainya sebagai tidak aman.

1. Tidak Nyata

Investasi pada mata uang krypto dianggap tidak aman karena tidak memiliki bentuk. Dunia digital memang tidak pernah memiliki bentuk, terutama untuk urusan transaksi. Sama juga dengan mata uang ini yang tidak memiliki bentuk. Hanya sebuah data token atau koin yang terkumpul dari hasil penambangan.

Ketika menambang, seseorang akan diberikan upah berupa token atau koin dengan jumlah tertentu. Namun token tersebut hingga saat ini masih belum bisa sepenuhnya diaplikasikan dalam transfer fiat. Meskipun sudah ada beberapa perusahaan seperti Master Card dan Paypal yang merencanakan memasukan transaksi dengan cryptocurrency.

2. Dianggap Seperti Gelembung

Maksud dari dianggap seperti gelembung adalah mudah membesar dengan cepat. Artinya, ketika sudah mencapai titik tertinggi, maka cryptocurrency bisa pecah kapan saja. Lalu apa yang terjadi jika nilai cryptocurrency pecah? Jawaban sederhananya adalah nilainya akan jatuh sangat tajam.

Sebagai contoh, Bitcoin terus mengalami kenaikan nilai sangat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pada tahun 2018 lalu nilainya anjlok pada titik paling bawah. Hal ini bisa terjadi kapan saja dan membuat cryptocurrency tidak memiliki nilai kembali.

Memang ada beberapa cara aman untuk memasukan uang krypto sebagai salah satu instrumen investasi. Namun sebelum memutuskan hal tersebut, kamu perlu memahami semua mekanisme cryptocurrency. Dengan begitu, investasi pada mata uang krypto bisa lebih aman tanpa meninggalkan risiko.