Perhatikan Hal Penting Sebelum Menambang Cryptocurrency Supaya Lebih Maksimal

Ada banyak hal penting sebelum menambang cryptocurrency, terutama untuk kepentingan investasi. Hadirnya dunia digital memang mengubah banyak cara pandang. Alat tukar yang berbentuk fisik kemudian juga ada bentuk virtualnya. Namun, menariknya adalah nilai mata uang tersebut jauh melebihi nilai dari mata uang fisik.

Hal ini membuat banyak orang memilih untuk melakukan penambangan. Seperti yang diketahui, koin krypto hanya bisa didapatkan dengan cara menambang melalui beberapa perangkat. Namun, proses penambangan berjalan cukup lama untuk mendapatkanya. Bahkan biaya awalnya saja juga cukup tinggi, tergantung dari jenis koin kryptonya.

Ketika kamu akan menambang, ada beberapa hal yang memang harus diperhatikan. Misalnya saja melihat nilai pasar dari koin krypto yang menjadi tujuan hingga berapa nilai koin krypto saat ini. Apakah ada kemungkinan nilainya naik atau tidak? Oleh sebab itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Baca Juga :  Kenali Beberapa Jenis Trading yang Populer untuk Dicoba

MENUJU TOPIK

Memahami apa Saja Risiko Cryptocurrency

Hal penting sebelum menambang cryptocurrency pertama adalah memahami apa saja risiko dibaliknya. Meskipun menggunakan mekanisme enkripsi Blockchain, namun tetap ada risikonya. Untuk risiko sendiri juga pastinya berbeda-beda pada setiap tujuan. Bahkan setiap jenis koin krypto memiliki risikonya sendiri-sendiri yang wajib diketahui sebelum benar-benar menambang.

1. Perubahan Nilai

Banyak orang mulai tertarik melakukan investasi di koin crypto apapun itu jenisnya. Sebut saja Bitcoin yang saat ini menjadi koin krypto paling populer. Nilainya bahkan sudah hampir menyentuh angka Rp 740 juta untuk setiap koin. Wajar memang jika banyak orang mulai tertarik dengan Bitcoin.

Baca Juga :  Apakah Aman Investasi pada Mata Uang Krypto, Ini Penjelasanya

2. Keamanan

Meskipun pada dasarnya cryptocurrency menggunakan mekanisme Blockchain, namun apakah selamanya akan aman? Beberapa waktu yang lalu ada sebuah kasus peretasan terhadap banyak akun. Hasilnya ada transfer Bitcoin kepada sebuah akun palsu. Hal ini membuat banyak orang mempertanyakan keamanan mata uang digital.

Keamanan tentu menjadi hal penting sebelum menambang cryptocurrency. Apalagi modal menambang cukup besar. Jika 1 koin saja dibobol, berapa besar kerugian yang diterima. Ditambah dengan harga perangkat keras untuk menambang mengalami kenaikan harga. Ini sama saja dengan menghabiskan uang dan waktu tanpa bayaran.

Baca Juga :  Pedoman Trading Cryptocurrency dari Para Trader Profesional

3. Syarat Transaksi

Hal menarik ketika kamu akan menambang adalah memperhatikan akan dipakai untuk apa koin tersebut. Saat ini, transfer koin krypto hanya bisa dilakukan dengan jaringan dan blok yang sama. Jika blok sudah penuh maka akan dipindahkan ke blok lain tanpa mengurangi kecepatan transfer.

Namun masalahnya adalah apakah bisa koin ini diubah menjadi fiat untuk transaksi digital? Hingga saat ini masih belum ada mekanisme yang bisa mewujudkanya. Hasilnya adalah mata uang digital tidak memiliki keleluasaan penggunaan. Tentu hal seperti ini akan sangat merugikan bagi calon penambang.

Menambang Itu Butuh Modal Besar

Perlu kamu ketahui bahwa menambang membutuhkan banyak modal. Bukan hanya modal berupa materi, namun juga harus mengorbankan banyak waktu. Ini tentu saja merupakan sebuah hal penting sebelum menambang cryptocurrency. Jika penambang tidak sabar, maka hanya kerugian saja yang bisa didapatkanya.

Baca Juga :  Ragam dan Tujuan Investasi yang Baik untuk Diketahui Milenial

Namun, mata uang digital biasanya memiliki perubahan nilai tukar yang cepat. Pada sebelum tahun 2018, nilai mata uang digital terus naik dengan tajam. Namun pada 2018, semua koin krypto anjlok dengan sangat cepat. Hal ini membuat banyak penambang mengalami kerugian yang cukup besar.

Setidaknya, kamu membutuhkan perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat keras adalah berupa komputer lengkap dengan semua komponennya. Termasuk juga kartu grafis yang dianggap sebagai bagian paling mahal dari perangkat keras. Hal ini karena permintaan kartu grafis terus meningkat sehingga harga melambung tinggi.

Kedua adalah menyediakan perangkat lunak atau aplikasi. Memang banyak aplikasi yang bisa dipakai dengan cara gratis. Namun beberapa juga ada yang memberlakukan biaya penambangan. Selain itu, kamu juga perlu mengingat biaya konsumsi listrik selama penambangan yang pastinya cukup besar.

Baca Juga :  Ragam dan Tujuan Investasi yang Baik untuk Diketahui Milenial

Modal lain yang perlu kamu pahami adalah kesabaran. Meskipun ada banyak kesempatan mendapatkan sebuah koin, namun untuk 1 koin saja membutuhkan waktu berbulan-bulan. Bahan tidak jarang para penambang baru bisa mendapatkan koin setelah menambang selama bertahun-tahun.

Memang butuh modal dan risiko besar untuk mendapatkan hasil maksimal. Menambang koin krypto juga demikian karena jika berhasil maka untungnya bisa ratusan juta rupiah. Namun jangan tergiur dengan untungnya saja. Perhatikan juga hal penting sebelum menambang cryptocurrency demi mencegah hal buruk terjadi.